Risalah Kepada Orang Yang Sakit

29 11 2006

MediaMuslim.Info Wahai hamba-hamba Alloh yang sedang sakit…, Semoga Alloh Subhannahu wa Ta’ala menyembuhkan antum dan menjadikan antum sebagai kekasihNya, baik di dunia maupun di akhirat. Semoga Alloh Subhannahu wa Ta’ala melimpahkan nikmatNya kepada antum baik secara lahir maupun batin. Semoga pula antum termasuk golongan yang apabila mendapatkan kenikmatan bersyukur, apabila mendapat ujian bersabar, dan jika melakukan dosa segera beristighfar.

Dalam kehidupan di dunia ini, setiap manusia tidak akan terlepas dari dua keadaan yaitu Nikmat dari Alloh Subhannahu wa Ta’ala yang tidak terhitung banyaknya yang harus dipertahankan dengan bersyukur. dan Ujian-ujian dari Alloh Subhannahu wa Ta’ala, seperti sakit, rasa takut lapar dan sebagainya. Dalam hal ini yang harus dilakukan adalah bersabar.Sabar adalah menahan diri dari rasa kesal terhadap takdir, menahan lisan dari mengeluh kepada sesama makhluk yang lemah, dan menahan anggota badan dari perbuatan maksiat, seperti menampar pipi, merobek-robek pakaian dan sebagainya.

Kewajiban Bersabar

Setiap muslim wajib bersabar ketika tertimpa suatu musibah. Namun tidak mengapa bagi si sakit memberitahukan sakitnya tanpa mengeluhkannya kepada sesama makhluk. Lalu hendaknya ia mengatakan, yang artinya: “Ini telah ditakdirkan oleh Alloh, dan Alloh melakukan apa yang dikehendakiNya. Segala puji bagi Alloh dalam segala keadaan. “Katakanlah: ‘Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditentukan oleh Alloh bagi kami’.” (QS: At-Taubah: 51).

Keutamaan Bersabar

Banyak ayat Al-Qur’an dan hadits Nabi shallAllohu ‘alaihi wasallam yang memerintahkan bersabar serta menerangkan keutamaan dan pahalanya. Firman Alloh Subhannahu wa Ta’ala, yang artinya: “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan, dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, ‘sesungguhnya kami adalah milik Alloh dan kepadaNya-lah kami kembali’, mereka itulah yang mendapat kesabaran yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS: Al-Baqarah: 155-157).

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS: Az-Zumar: 10).

Sabda Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wasallam, yang artinya: “Dan barangsiapa berusaha sabar, Alloh akan menjadikannya bersabar, dan tidak ada seorang pun yang mendapatkan karunia (dari Alloh) yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.” (Muttafaq ‘Alaih).

“Sungguh menakjubkan perkara orang mukmin itu, semua urusannya baik baginya dan hal ini tidak dimiliki siapa pun kecuali orang mukmin, jika dia mendapatkan kebahagiaan bersyukur dan itu baik baginya, dan jika dia tertimpa musibah bersabar dan itu baik baginya”. (HR: Muslim).

Tidaklah rasa lelah, sakit, kegelisahan, kesedihan, gangguan dan duka yang menimpa seorang muslim hingga duri yang menusuknya kecuali Alloh menghapuskan dosa-dosanya karena hal-hal tersebut.” (HR: Al-Bukhari dan Muslim).

“Apabila Alloh menghendaki kebaikan pada seorang hambaNya Dia menyegerakan hukuman baginya di dunia, dan apabila Alloh menghendaki keburukan pada seorang hambaNya maka Dia menangguhkan dosanya sampai Dia penuhi balasannya nanti di hari Kiamat.” (HR: At-Tirmidzi dan di hasankannya).

“Sungguh besarnya pahala setimpal dengan besarnya cobaan-cobaan; dan sungguh Alloh Ta’ala apabila mencintai suatu kaum diujiNya mereka dengan cobaan. Untuk itu, barangsiapa yang ridha maka baginya keridhaan dari Alloh, sedang barangsiapa yang marah maka baginya kemarahan dari Alloh.” (HR: At-Tirmidzi dan meng-hasan-kannya).

“Senantiasa cobaan menimpa seorang mukmin baik pada dirinya, anaknya ataupun hartanya sehingga dia memjumpai Alloh dalam keadaan bersih dari dosa.”

Anjuran Berobat

Orang yang sakit dianjurkan untuk berobat dengan cara dan obat-obatan yang dibolehkan, Rasululloh shallAllohu ‘alaihi wasallam bersabda, yang artinya: “Tidaklah Alloh menurunkan suatu penyakit kecuali menurunkan pula penangkal (obatnya), maka berobatlah kalian.” (HR: Al-Hakim dan Ibnu Hibban dan men-shahih-kannya).

Tidak dibenarkan berobat dengan cara dan sesuatu yang haram, seperti berobat kepada dukun, atau berobat dengan arak, darah, ular, daging monyet ataupun hal-hal lain yang diharamkan dalam Islam. Rasululloh shallAllohu ‘alaihi wasallam bersabda, yang artinya: “Sesungguhnya Alloh tidak menjadikan kesembuhanmu pada apa-apa yang diharamkan atasmu.” (HR: Ath-Thabrani dengan sanad shahih).

“Barangsiapa mendatangi seorang dukun dan mempercayai apa yang dikatakannya, maka sesungguhnya dia telah kafir (ingkar) dengan wahyu yang diturunkan kepada Muhammad shallAllohu ‘alaihi wasallam.” (HR: Abu Dawud).

(sumber Rujukan: Al-Hadiqatul Yani’ah minal ‘Ulumin Nafi’ah, Syaikh Ibrahim bin Jarullah Al-Jarullah)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: